Minggu, 04 Maret 2012

Pasti Cinta

Cinta itu seperti perhiasan
Walaupun sudah berubah warna
Namun masih berwujud perhiasan

Begitu pula dengan cinta
Meskipun tersakiti oleh cinta
Hati masih ada cinta

Karya : Ratih Nawang

Sabtu, 18 Februari 2012

Aku

Lelaki bukan pangeran
Baikpun tak sedikit ada
Goresan kusam terlukis
Kelam tenggelam di lautan

Aku debu berterbangan
Ributnya angin menemani
Bimbangkan relung diri

Anak panah mengejar menusuk
Pedih luka menggores
Aku mengobati luka
Terus membatu menerjang
Waktu menyisakan perjuangan

Pasir tandakan detik
Tak peduli memandang jejak
Aku ingin berjalan

Karya : Luthfi Shofi

Sabtu, 11 Februari 2012

Dear Sahabatku

Sahabat kalian adalah orang yang kuatkan langkahku
Menjadi pijakan saat kaki mulai merapuh
Menjadi jalan dalam langkahku meraih mimpi

Sahabat kalian adalah yang terhebat
Karena kalian mampu bersatu diatas apapun yang mengganggu
Karena kalian mampu hadapi apapun yang terjadi
Karena itulah aku dan kalian disebut sahabat

Sahabat, kalian begitu sempurna
Kalian saling melengkapi diantara setiap kekurangan
Kalian berbeda tapi saling menyatu
Seperti warna pelangi dibalik mendung

Sahabat, kalian adalah inspirasi
Mata kalian adalah yang terindah dilukisan ketulusan
Tawa kalian adalah yang terindah untuk nada kekompakan

Sahabat, Karena kebersamaan kita masih berdiri bersama sejauh ini
Keyakinan membawa kita bertahan setinggi ini
Sahabat, kalian adalah kawan sejati sampai aku mampu berdiri
Dan aku masih berharap bersama kalian
sampai ketikaku meraih mimpi
Ada nama kalian bibalik cita-cita yang ku ukir
Dan aku ingin kita masih tertawa bersama
Diujung keberhasilan kita bersama

Karya : Pristi Anjartami

Rabu, 08 Februari 2012

Kalimat Cintaku

Diluas hamparan kekosongan hati yang merindu kasih
Dalam tetes demi tetes air mata yang jatuh
Takmampu basahi keringnya cinta
Terus berjalan setapak mencari singgahan hati

Terjepit diantara bayangan-bayangan semu yang gugur sebelum ku lihat dengan jelas
Merindukan goresan terindah dalam hati
Saat berjuta kenangan menjadi pengisi sudut kerinduan
Namamu yang ku harapkan menjadi ejaan untuk kata cintaku
Yang kan menjadi kata disetiap kalimat cintaku

Karya : Pristi Anjartami
Detik demi detik berjalan menjadi waktu yang berlalu
Membuka lembar demi lembar kenangan bersamamu
Yang terasa sepi saat mata tak menemukan hadirmu dihadapanku
Didalam kisah-kisah yang ku ukir namamu dalam kasihku
Diantara ribuan bintang aku menantimu datang kembali

Saat cinta berkisah diatas jarak
Bayangmu tetap sama yang mengganggu dalam pikiranku
Menatap ruang terindah dilangit yang membuat kita lebih dekat

Dan pada bintang terindah ku titipkan cinta kita
Agar tetap bersinar menepis jarak antara kita
Agar selamanya takpernah padam dihempas waktu

Karya : Pristi Anjartami

Kalimat Harapku

Separuh waktu yang telah lelah terjalani
Menjadi hari demi hari diatas kesunyian tak berarti
Hingga malamku telah datang kembali
Aku masih sendiri tanpa lilin kecilku
Sendiri lewati malam diantara sepi yang merindu

Penaku tleah lumpuh diatas kertas-kertas kusam
Merindu kutuliskan kata-kata indah tentang perasaan
Tapi kesunyian ini telah bertahan diatas keinginan
Aku mulai rapuh untuk berharap sendiri
Cintaku telah diujung waktu
Dimana masih bisa kurindu

Aku mulai hilang akan langkahku
Tentang apa yang kuharapkan kumiliki
Dan aku mulai lupa akan apa yang seharusnya kujalani
Aku mulai tak tahu arah
Tak bisa ungkapkan sebuah akhir dari kalimat harapku

Karya : Pristi Anjartami

Inspirasiku

Terbenam bersama waktu yang hadirkan sang malam
Menata bintang tuk temani rembulan
Mencoba membuat sebuah rasi
Untuk membuat kegelapan ini menjadi lebih indah

Ku gores bersama garis ditelapak tangan tuk temukan mimpiku
Menatap jalan kedepan yang hadirkan ketakutan untuk melawan
Meraih mimpi untuk membuat segalanya berhasil dengan energi
Semangat ini  kubuka bersama jalan yang kutentukan

Dengan do'a berharap semua bisa menjadi tujuan dan berakhir dengan keberhasilan
Untuk membuat senyum bangga
Dan didepan duni ini akan kusebut nama kalian untuk berterimakasih
Sebagai orang yang pernah hadir dihidupku
Menjadi sebagian perjalanan bahkan inspirasiku

Karya : Pristi Anjartami